Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Blog Sharing Bahasa Asing dan Umum


Preview: Pemilihan kata (diksi) seringkali menentukan keindahan bahasa yang digunakan. Well, dalam bahasa inggris, aturannya juga sama. Namun, permasalahannya seringkali terletak pada perbedaan penempatan kata sesuai maknanya. Keakuratan sebuah kata juga akan menentukan keakuratan makna kalimatnya. Oke ini dia 20 sampel keakuratan kata yang sudah menjadi kalimat. Semoga berguna:

1. Ada seorang gadis di taman (there is a girl in the park) #tanyamister

2. There are forty students in the classroom (Ada empat puluh siswa di dalam kelas) note: seringkali penulisan salah 40 = forty bukan fourty

3. Tini is in her room (Tini ada di dalam kamarnya) #tanyamister

4. I will be at home tonight (Saya akan ebrada di rumah nanti malam) #tanyamister

5. Rini stays at home all the time (Rini selalu ada di rumah) #tanyamister

6. Will you be here tomorrow? (Apakah anda akan berada di sini besok?) #tanyamister

7. You look unhappy. What's wrong? (Anda terlihat sedih, ada apa?) #tanyamister

8. Bill is present in the meeting (Bill hadir dalam rapat. #tanyamister

9. Does life exist on the moon? (Adakah kehidupan di bulan?) #tanyamister

10. I believe in the existence of God (Saya percaya keberadaan Tuhan) #tanyamister

11. God created the world (Tuhan telah menciptakan dunia) #tanyamister

12. Mr. Don will make a speech about human right (Bapak Don akan berceramah tentang Hak Azasi manusia) #tanyamister

13. The two minister will exchange views (Kedua menteri itu akan bertukan fikiran) #tanyamister

14. I have had several talks with the headmaster about my son (Saya telah berbicara dengan kepala sekolah tentang putra saya) #tanyamister

15. The two countries have made an agreement (Kedua negara itu telah mengadakan persetujuan) #tanyamister

16. I will travel to Honduras (Saya akan mengadakan perjalanan ke Honduras) #tanyamister

17. I will take the machine on trial (Saya akan mengujicoba mesin ini) #tanyamister

18. I hope there will be a change in the weather (Saya harap akan ada perubahan cuaca) #tanyamister

19. They are demonstrating against the rising cost of living (Mereka berdemonstrasi menentang kenaikan harga) #tanyamister

20. The university will give an entry test (Universitas itu kan mengadakan tes masuk) #tanyamister

Semoga bermanfaat...free to share....



Rgd



Tulisan ini saya dedikasikan untuk para sahabat TDA Tangray, sebagai kado tahun baru 2012. Pencanangan saya, tahun 2012 adalah Tahun Harapan dan Pencapaian. Agak generik memang, tapi saya belajar banyak dari tahun 2011 dimana tahun ini tidak saya resolusikan apapun, hanya bekerja dan bekerja, namun di luar dugaan justru menjadi tahun luar biasa yang amat sangat dahsyat untuk ukuran pemegang sabuk putih bisnis alias newbie seperti saya.....

Nah, hadiah saya untuk para sahabat dan suhu di sini adalah hasil seminggu terakhir saya berguru kepada 3 Master yang luar biasa kearifannya. Beliau - beliau ini menginspirasi, bukan hanya saya, tapi ribuan bahkan mungkin ratusan ribu orang,laki-laki perempuan, bahkan 1/2 laki - laki 1/2 perempuan. Here they are...:

1. Pak Roni Yuzirman
Dalam pandangan saya, kearifan beliau ini tidak diragukan lagi. Passionnya full di bisnis, ratusan buku dilahap menjadi ilmu yang nyaris berkembang setiap waktunya. Ini nasihat beliau yang singkat, padat, jelas: Kita harus percaya diri. Bisnis itu soal kompetensi dan karakter. Kompetensi dan karakter itu takkan hilang dari diri kita, melekat, meskipun bisnis kita lepas. Pastikan kompetensi dan karakter bisnis ada dalam diri kita.

2. H John Idris  (Owner Tip Top)
Tip Top pasar swalayan punya 6 outlet sekelas Giant. Bisa dibayangkan lah beliau sebagai founder jatuh bangun. Hebatnya, perilaku beliau benar-benar humble. Saya sempat kaget dan malu. Untungnya saya punya alibi masih muda jadi punya alasan untuk tampil trendi :D. Ini ilmunya;
 a. Jangan lepaskan bisnis dan syari'ah. Pernah suatu waktu beliau menolak menyuap setelah satu-satunya outlet kebakaran. Bukannya terpuruk, asuransi yang tidak keluar justru diganti Alloh dengan bangkitnya kembail Tip Top.
b. Jujur. Suatu saat para supplier Tip Top ingin melakukan pemutihan hutang Tip Top pada saat perusahaan H John ini mengalami kebakaran. Tapi Kakak dari H John ngotot membayar. Hutang adalah hutang. Begitu ujarnya. Akibatnya, seluruh perusahaan supplier di Jakarta jadi tahu, Tip Top sangat jujur dalam menjalankan bisnis.
c. Bangun (bercita-citalah) yang besar. Jangan nanggung. Anda punya keinginan buat bisnis, buatlah sebesar mungkin. Mulailah bekerja dari sekarang.
d. Bisnis ritel justru laba dari properti. Kok? iya, sewa space di dalam tip-tip bisa 6 juta per meter2. Omset melimpah justru dari properti.
e. Tidak ada yang instan dalam bisnis. Tip Top didirikan tahun 80an sampai sekarang sudah masuk generasi kedua.

3. Bang Jay Teroris
Kadang saya heran, bisnis beliau sebenarnya apa sih? Ternyata beliau punya "living royalty" dair 95 bukunya yang tersebar di toko buku. Selain itu, beliau punya ternak. Profesi yang digeluti justru teroris mental. Ini tips-tipsnya:
a. Jangan terjebak kepada kondisi formal dalam berguru ilmu bisnis. "Saya bisa telp Om Bob Sadino kapanpun, terserah beliau minta saya menemui dimana saya yang datang". Ini baik untuk teman - teman yang sudah ikut KMB. Sebaiknya milikilah 1 orang guru sebagai generator-sukses kita. Generator adalah istilah sumber energi yang tidak pernah habis. Pastikan kita punya hubungan secara personal dengan beliau, bisa kontak beliau kapanpun minta saran apapun.
b. Kurva bisnis di awal itu bukannya naik tapi turun. Iya akan turun bahkan sampai minus, lalu melenting menuju sukses. Turunnya arah kurva bisa menjadi pembelajaran seperti: ketika gagal atau bangkrut, ditipu dst.
c. Jangan khawatir jika mitra/distributor kita seolah lebih besar margin untungnya daripada kita. Biarkan saja. Tidak akan tertukar rizki seseorang. Semakin sering memberi, semakin sering kita mendapat limpahannya..

Nah....para sahabat..luar biasa memang. Untaian kata - kata di atas rasa-rasanya masih belum cukup menampung semua ilmu bisnis. Pastikan di tahun ke depan anda punya generator sebagai charger energi sukses. Saya bisa maklum kalau mungkin beberapa dari kita merasa segan menelepon beliau untuk ketemu. Telponlah generator bisnis anda sekarang untuk sekedar say hello, mintalah waktu ketemu untuk sekedar makan siang (tidak harus ngomongin bisnis karena ini otomatis dibicarakan jika sudah dekat). Mereka menunggu kita berguru. "Ask and you will receive". Mintalah, nanti anda akan menerima.





Rgd





Lutfiel
www.speak2success.co.id
www.bebiluck.com

Blog EntryDec 28, '11 8:06 PM
for everyone
Konon seorang pemimpin tidak hanya dilihat dari kemampuannya melakukan periwayatan seperti orasi, tetapi juga kemampuan mendengarkan aspirasi. Mendengar itu empati, pengertian, sekaligus keinginan untuk belajar terus - terus menerus. Indah, tapi cukup sulit mempraktikkan. Konon pula, diberikan oleh-Nya 2 daun telinga dan 1 mulut adalah sebuah tanda juga bahwa kita harus lebih banyak mendengar (dalam artian mendengar yang baik) dari pada berbicara. Apalagi untuk kita para pengusaha. Salah satu kunci mendapatkan "ilmu tertinggi"dari para master bisnis atau memenangkan hati pelanggan produk kita adalah kemampuan menerima dimulai dari kemampuan mendengar. Akan percuma hadir di forum bisnis,rajin silaturahim, namun memiliki skill dan seni mendengar yang kurang baik.

Banyak sekali keuntungan mendengar...diantaranya:

1. Meningkatkan kompetensi.
   Ketika berguru,manakah yang harus lebih sering bicara, kita atau  guru  kita? lebih banyak mendengar artinya lebih banyak menerima informasi. Jika jeli, banyak mendengar bisa meningkatkan kompetensi kita.

2. Lebih aman
   Banyak mendengar, kemudian mengolah informasi yang didapatkannya menjadi bahan pertimbangan, tentu membuat kita kaya akan masukan berarti. Keputusan yang kita ambilpun akan lebih matang.

3. Meningkatkan daya tawar.
   Ketika banyak mendengar, ketika itu pula kita mengamati situasi lawan bicara  Kita jadi tahu, jadi aware apa saja yang harus disiapkan. Nilai negosiasi juga meningkat karena porsi bicara lawan yang lebih banyak. Banyak bicara, mungkin banyak salah. Banyak mendengar, justru mengetahui kesalahan-kesalahan.

4. Mendapatkan respek dari orang lain.
   Bukan hanya respek, tapi juga akan dikenal sebagai orang yang memiliki empati, dan simpatik. Mendengar lawan bicara dengan tulus dan serius, membuat ia merasa dihargai sebagai seorang yang sedang ingin didengar.

5. Menerima aliran energi positif.
   Aneh memang. Bahkan ketika seseorang sedang marah -  marah, dan kita tetap mendengar marahnya dengan sabar, yang kita terima justru energi positif. Sebaliknya, energi negatifnya kalah oleh energi kita. Akibatnya kemarahannya berkurang, bahkan sirna.


Nah...luar biasa bukan manfaat mendengar? Kita bisa mulai belajar mendengar dari keluarga, lalu teman - teman. Jadilah pendengar yang baik, maka kita akan banyak didekati orang.



Regard,



Lutfiel
www.bebiluck.com
www.speak2success.co.id

Blog EntryDec 22, '11 6:40 PM
for everyone
Untuk Pesta Wirausaha 2012

Mulanya saya menduga, buku yang akan saya baca, yang berjudul MIMPI SEJUTA DOLAR, akan sama seperti buku – buku motivasi lainnya yang lebih menceritakan hal teknis atau kiat – kiat yang disadur dari beberapa buku motivasi dunia yang telah lebih dulu terkenal, ditambah sedikit pengalaman tokoh. Namun bukan hanya meleset, dugaan saya salah besar. Buku tersebut memberikan saya banyak sekali kesan yang membuat saya tak segan untuk melihat halaman – halaman yang menurut saya “mencerahkan”. Satu hal yang menarik perhatian saya adalah nuansa keindonesiaan Sang Tokoh. 

Dimulai dari tulisan di balik sampul muka, belum – belum kita disuguhi tulisan mencolok dalam format upper letter “YOU CAN TAKE ME OUT FROM INDONESIA, BUT YOU CAN NEVER TAKE INDONESIA OUT FROM ME”. Sebuah kalimat yang powerful.

Masuk halaman sampul, lagi – lagi kita disuguhi tulisan yang “So Indonesia” yaitu sebuah kutipan tentang anak muda dari Bung Karno. Di bawahnya, dedikasi buku tertulis: Aku, Merry Riana, mendedikasikan buku ini untuk negaraku tercinta: INDONESIA.

Semangat nasionalisme seorang Merry Riana.

Saya cukup surprise dengan ruh buku dan jiwa seorang Merry Riana yang membuka tangan selebar – lebarnya untuk Indonesia (dia menyebutnya Indonesiaku), negara yang kurang bersahabat dengannya lebih dari 1 dekade lalu. Diceritakannya, kepergian ke Singapore disebabkan oleh kenyataan yang begitu menyesakkan: terusir. Di tengah gejolak politik yang tak menentu, Merry muda harus menerima kenyataan yang pahit dan tak pernah diduganya sedikitpun, bahwa hanya karena urusan ras, ia dipisah dari keluarga dan lingkungan dimana ia tumbuh besar. Merry yang tumbuh di tengah keluarga Tinghoa Katolik yang taat, sebtulnya begitu “Indonesia”. Mudah sekali membuktikannya. Ada semacam penekanan kalimat ketika dia menjelaskan: aku tidak membatasi pergaulanku karena memang aku tidak dididik untuk menjadi anak yang “eksklusif” dalam lingkungan. Kawannya adalah mereka yang diantar sekolah dengan sedan yang mulus sampai anak kecil bersahaja yang sulit membeli buku tulis. Di halaman testimoni,Ibunya juga mengatakan dia sangat aktif di kegiatan pentas seni, belajar tari daerah, dan bahkan Merry sendiri mengakui semasa kecil tidak pernah melewatkan kesempatan beratraksi di perayaan hari kemerdekaan. Satu – satunya warna Tionghoa yang melekat dalam ingatan Merry kecil adalah tradisi imlek tahunan dimana ia pergi ke keluarga Papanya di Cirebon. Selebihnya, papanya selalu mengatakan “kita orang Indonesia”. Tidak ada ornamen apapun yang berbau Cina di rumahnya. Aku sangat mencintai masa kecilku, begitu ungkapnya.

Ini adalah satu hal yang cukup membanggakan di mana banyak sekali generasi muda (dari etnis mana saja) seperti kehilangan identiti atas nasionalismenya sendiri. Tidak sedikit yang hanya karena “kecewa” kepada Indonesia, mengancam bahkan memutuskan untuk berpindah hati berganti paspor. Bahkan orang sekelas pebulutangkis senior Taufik Hidayat pun pernah mengalami hal serupa beberapa tahun lalu. Dan Merry Riana menjawabnya dengan membawa kesuksesannya kembali ke negaranya.

Sesi cerita kesuksesan Merry Riana ditutup dengan ulasan, bahwa salah satu kebiasaannya mengisi seminar di Indonesia adalah dengan meneriakkan yel – yel “ Indonesia, majulah!” diikuti dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bersama – sama. Merry mengatakan ia ingin peserta merasakan getaran cinta pada negerinya selama mengikuti seminar. Sungguh mengharukan.

Di atas semuanya, tak ada gading yang tak retak. Merry Riana menceritakan ia juga seorang manusia biasa yang pernah merasakan kosong pada hidupnya, meski hal itu bisa diatasinya.


Hmmmm.... Saya jadi tidak sabar menunggu kehadirannya di  PestaWirausaha 2012 Januari nanti, di mana Merry Riana adalah salah satu pembicara yang akan hadir....





Salam hangat,

Lutfiel
www.kursus-bahasa.com

Blog EntryOct 13, '10 11:00 AM
for everyone
Getting confuse di antara banyak pilihan. Terus terang tidak mudah membagi waktu yang ada lantaran sehari - hari kita memang hanya punya waktu 24 saja....

Ada sebuah pepatah arab yang artinya : Kewajiban (yang harus kita lakukan) sesungguhnya lebih banyak dari waktu yang kita miliki.

Benar sekali....

Dan...

Belakangan saya berfikir ulang, restorasi kegiatan, bisnis, skill dan semuanya. Timbul pertanyaan - pertanyaan:

Apa yang sebetulnya saya cari?
Selama ini apa yang sudah saya cari?

Apa yang sebetulnya saya butuh?
Selama ini apa yang sudah saya anggap kebutuhan?

Nah...dari sini...saya kembali teringat blog saya yang sebetulnya punya nilai historis ini....insya Alloh... I am (again) back...





Lutfiel



Blog EntryMay 28, '10 9:45 PM
for everyone
Seringkali banyak yang bingung, bagaimana cara menggunakan kata Any dan Some yang tepat dalam bahasa inggris.
Any dan some, keduanya adalah determiners atau penentu. Any seringkali menjadi penunjuk kalimat negative dan some menjadi penunjuk kalimat positif. Secara umum penggunaannya adalah demikian. Sebagai contoh:


I need some breads (+)
I don’t need any breads (-)

Menggunakan dalam pertanyaan

Lain pernyataan (statement) seperti di atas, lain pula pertanyaan (question). Dalam menggunakan pertanyaan, some dan any tidak lagi mengindahkan positif atau negative melainkan …..


Would you like some drink? ~ Offering / menawarkan ~
Can I ask you some help? ~ Request / permintaan~
Do  you have any pencil? ~ Question / pertanyaan~

Tiga kalimat di atas, disusun dengan maksud berbeda, sesuai tanda dalam kurung sebagai keterangannya.


Kalimat pertama menandakan menawarkan. Anda hanya bisa menggunakan some di sini, bukan any. 
Kalimat kedua menyampaikan permintaan, anda juga hanya bisa menggunakan some di sini, bukan any.

Kalimat pertanyaan ketiga justru menggunakan any saja, bukan some, karena merupakan murni pertanyaan.


Catatan – Penggunaan some dalam pertanyaan yang menawarkan dan meminta, dimaksudkan untuk mendorong orang yang ditawari atau diminta mengiyakan apa yang kita sampaikan..


Ready to use??? Gunakan kalimat – kalimat ini, dalam keseharian, setelah anda melengkapinya tentu.. Some atau Any.

1. Would you mind to give me ........... advice?

2. Doesn’t she have ………. Friend?
3. You don’t deserve to do ……… decision.
4. I go for ….. works.

5. I didn’t see  …… student yesterday..



Disarikan dari:







Tangerang, 28 Mei 2010


Blog EntryMay 27, '10 11:19 PM
for everyone
Sudah hampir setahun lebih rasanya, blogging lebih diarahkan kepada hal - hal umum yang justru tidak terfokus. This is the time. Seiring dengan "hampir pastinya" layanan kursus Lutfiel and Friends di www.kursus-bahasa.com, adalah sebuah ide yang tidak muluk - muluk untuk kembali ke "kawan lama", cinta lama saya: www.teachingaids.multiply.com.

Blog ini adalah blog awal saya mengenal dunia blogging. Impressed sebetulnya. Materi blognya lebih ke arah materi bahasa, sesuai namanya: teaching aids atau alat bantu dalam mengajar.
Pada praktiknya, materi blogging nanti akan tetap diarahkan kepada pengajaran bahasa, terutama untuk siswa dan pengajar bahasa yang ingin share dan bertukar fikiran.

Ada sebuah quote yang sangat saya sukai berbunyi " You don't have to be great to start, but You can start to be great.."
Sebuah pencerahan, dari saya (katakanlah yang baru mengenal pengajaran bahasa asing dalam 7 terakhir saja, semoga memberi banyak manfaat, meski jauh dari inspirasi.

Welcome..back..



Tangerang 27 Mei 2010..


Mr. L




Really?

Memang sukses itu ada berapa?
Ada sebuah definisi sederhana bahwa sukses adalah "completion of anything intended".
semua dari hal yang kita ingin, yang kita citakan, berakhir dengan baik. Jika kita seorang pengajar bahasa, lalu sukses menurut kita adalah mampu membuat siswa kita menjadi pintar berbicara, menulis atau apapun yang berkaitan menggunakan bahasa, maka end up dari sukses kita adalah ketika siswa kita mampu berbicara. Pada akhirnya, harus ada sebuah pernyataan " I have failed" atau "I have succeeded".

What is successfull and very successfull?
Kalimat ini saya dapat dari sebuah coaching. Ternyata ada orang yang lebih sukses di atas yang telah sukses. Jadi, jika siswa ditarget mampu berbicara dengan 500 kata, ternyata kita membuatnya mampu berbicara dengan 750 kata, isn't that interesting?
Apalagi jika kita membuatnya mampu berbicara dengan 1000 kosakata, bukannya itu very very successfull? Jika ada kelas Economy, Business, VIP, ternyata masih ada lagi kelas VVIP....
Silahkan di share, how to be a successfull (only) and a very successfull man?








Blog EntryAug 7, '08 11:28 PM
for everyone
Pagi ini saya berkomunikasi dengan seorang calon partner di Gresik. Beliau baru saja beli franchise sebuah lembaga bahasa inggris anak - anak yang cukup terkenal. Si ibu, lewat telephone menyampaikan sedikit unek - uneknya tentang pendidikan bahasa.Menurutnya, banyaknya kekecewaan siswa setelah belajar bahasa inggris di sebuah lembaga sering dikarenakan setelah si siswa menyelesaikan belajarnya ternyata belum mampu berbicara dalam bahasa inggris. Makanya, sambung beliau, BAHASA YA BERBICARA PAK, BETUL TIDAK?

Ada yang punya komentar?

Blog EntryAug 7, '08 3:53 AM
for everyone
Percayakah anda kepada "dream"?
Terlebih, percayakah anda bahwa dream bisa merupah hidup seseorang? Seorang aktris yang sedang naik daun menyatakan, ia sangat percaya akan hal itu. Dulu, semasa kuliah di sebuah kampus yang terkenal, dia bercerita seringkali duduk - duduk di depan kampus dikala senggang sambil menulis apa yang ia inginkan. Pada saat itu, tidak ada satupun tools yang dia punyai untuk mencapai kesuksesan yang dimaksud, kecuali diri dia sendiri. Bukan mobil, uang atau lainnya. Apa hasilnya? Saat ini, ia mengatakan hampir semua yang ia dapatkan, adalah hasil dari coret - coretannya itu. Luar biasa.
Apalagi?Saya punya cerita, ketika sedang menghadiri seminar bulanan sebuah MLM yang waktu itu saya ikuti. Begini kata motivatornya:
Saya ingin bertanya kepada hadirin, berapa banyak metromini anda temui sepanjang perjalanan dari rumah ke tempat ini? (hadirin pun tertawa dan bergumam)
Sekarang saya katakan di sini, tolong besok ketika hadir di tempat ini lagi, anda hitung dan catat berapa metromini yang anda temui sepanjang jalan. Bagi yang mencatat dengan benar saya akan kasih hadiah Rp 5 juta cash!!! (hadirin kembali tertawa, tapi lebih keras)

Ok, apa yang anda dapat dari perkataan motivator? betul sekali, kasus pertama adalah bahwa kita tidak memiliki kepentingan atau dream apapun sehingga kita tidak merasa perlu menghitung metromini. Lantas apa hasil yang kedua? Tujuannya jelas, dengan menghitung dengan benar, kita akan mendapat Rp 5 juta secara cash. Dan itulah dream kita, bagaimana hal itu mampu mempengaruhi alam bawah sadar kita.

Masih belum percaya?Tulis sekarang dream kita, apa yang kita inginkan dalam sebuah buku khusus, setinggi mungkin lalu pasang target, kapan hal itu kita mau capai. Lalu kita akan bertemu lagi, dan melihat apa yang telah terjadi?



Lutfiel





Blog EntryJul 10, '08 11:07 AM
for everyone

This section contains a collection of advice, suggestions, tips and techniques for learning languages. Most are based on my own experiences, while some come from other people.
Many of these tips, perhaps with some minor modifications, also apply to learning others skills, such as music.
Why should I learn a language?
There are many reasons to learn a foreign language, from working in another country to discovering your roots, through intellectual curiosity, romance, travel, and secret communication.
More reasons for learning languages
Which language should I learn?
Once you have decided to learn a language, you may not be quite sure which language to choose. To some extent, your choice depends on your reasons for learning a language. For example, if you'd like to communicate with as many people as possible, learning such languages as Mandarin Chinese, Spanish, French, Russian or Arabic would enable you to do so.
More tips on which language to learn
What materials and tools do I need to study a language?
There's a wide range of materials and tools available to help you with your language studies, including language courses, dictionaries, grammar books, phrasebooks, online lessons, mp3 players and electronic translators.
More on language learning materials and tools
How can I find time to study a language?
Finding time to study a language can be quite a challenge. You may think that you don't really have enough of it, but it's surprising how many spare moments you have during a typical day, and how they can add up to a useful amount of study time.
More on finding time for your studies
What's the best way to study?
After choosing a language, you can start thinking about how you're going to study it. For popular languages like French and Spanish, there's a wealth of materials available. For lesser-studied languages, the choice can be more limited. If courses are available in your area, it might help you to attend them, or you may prefer to study on your own, or to have individual lessons.
More advice on choosing a way to study and some general tips
Learning pronunciation
Learning the pronunciation of a language is a very important part of your studies. It doesn't matter so much if you just want to read and/or write the language, but if you want to speak a language well, as I'm sure you do, pay particular attention to the pronunciation and review it regularly.
More on learning pronunciation and improving listening comprehension
Learning vocabulary
Building up your vocabulary in a foreign language can take many years. Learning words in context from written and spoken material is probably the most effective way to do this. You could also try learning words in a more systematic way - perhaps a certain number of words every day.
More on learning vocabulary
Learning grammar
Familiarity with the grammar of a language enables you to understand it, and also to construct your own phrases and sentences. It's not essential to know all the grammatical terminology or to understand why words change, as long as you're able to apply to relevant changes when necessary.
More on learning grammar
Learning alphabets and other writing systems
If the language you're learning is written with a different alphabet or other type of writing system, learning it is well worth the effort. Some alphabets, such as Cyrillic and Greek, can be learnt without too difficulty. Others, such as Devanagari and Thai, are a more challenging.
More on learning a new writing system
Learning Chinese characters
If you're learning one of the languages that use Chinese characters, such as Chinese, Japanese or Korean, you're faced with quite a challenge. However, there are some techniques you can use to help you learn all those funny little pictures and symbols.
More on learning to read and write Chinese Characters
Frequently asked questions about learning languages
On this page you can find answers to some of the questions I get asked most frequently about languages, such as "Are some languages more difficult to learn than others?" and "Which is harder to learn, Chinese or Japanese?".
FAQs page
Foreign phrases
This section contains an ever-growing collection of useful phrases in many different languages, with audio files for many of them. The phrases are arrange by phrase and by language.
Useful phrases in many languages
Careers using languages
What kind of jobs and careers are available to students of languages? This page provides some information about interpreting, translating, teaching, and other language-related jobs, and also links to sites with further information and vacancies.
More on language-related careeers
My own experiences of learning languages
I've been interested in language and languages for as long as I can remember. The first language I studied was French, which I started learning at the age of eleven in 1981. Since then I have acquired fluency, or at least a fairly good conversational ability in seven foreign languages, and a basic knowledge of more than ten others. I've experimented with a variety of language learning techniques and courses, and continue to do so.
More about my language learning adventures
Note:
L1 = your native language(s) and any other language(s) you know
L2 = the language(s) you are learning

(taken form www.omniglot.com)

Photo AlbumMy wife, ma and pa in lawJul 1, '08 9:57 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
I love them

Blog EntryJun 30, '08 7:28 AM
for everyone

Pembaca yang budiman…

Pernahkah anda mendengar perbandingan tentang produktifitas tenaga kerja antar negara ini?

1 orang korea = 3 orang jepang

1 orang jepang = 5 orang indonesia

Jadi 1 orang indonesia = 15 orang korea!!

Pendapat ini mungkin benar, bisa juga salah. Mungkin juga anekdot belaka. Tapi yang mesti dipertanyakan, kok ya anekdot itu yang aneh - aneh. Yang jelas menyinggung perasaan sekali. Warga mana yang tak sakit hati harkat bangsanya dianekdotkan sedemikian rupa?

Namun begitu, munculnya perbandingan - perbandingan di atas, terlepas benar atau salahnya…jelas merupakan teguran betapa kita mesti segera berbenah. Berbenah dalam hal apapun dengan apapun. Sudah lupa rasanya kapan terakhir kali kita merasa sakit akibat harkat bangsa di injak dan dilecehkan bangsa lain. Mungkin kita menyalahkan ketidak tegasan pemerintah, tapi pernahkah kita sadar bahwa rakyat dan pimpinan adalah satu kesatuan yang saling menggambarkan?

Satu waktu dalam sebuah malam muhasabah, seorang peserta dengan sedikit sinin mengatakan bahwa pemimpin kita jauh lebih gemuk daripada rakyatnya. Narasumber dengan bijak menjawab bahwa ada keterkaitan antara kualitas pemimpin dan kualitas rakyatnya. Sebagai contoh, jika pimpinannya sekelas Umar bin Khatab maka rakyatnya adala sekelas Ali bin Abi Thalib. Apa jadinya kalau pimpinannya Umar bin Khatab, tapi rakyatnya macam kita sekarang?Cukup masuk akal bukan?

Pendidikan Indonesia: Tonggak Awal

Siapa menyangkal,  bahwa indeks baca orang jepang jauh beratus - ratus persen di atas indeks baca orang indonesia? Siapa menyangkal, indonesia menduduki peringkat 118 dari 177 negara pada peringkat MELEK HURUF DUNIA?

Tidakkah gambaran - gambaran di atas menunjukkan betapa sebuah pendidikan begitu mempengaruhi peradaban sebuah bangsa?

Tidakkah kita cukup melek untuk melihat, berapa puluh juta anak Indonesia yang mesti kita ajak bersekolah, belajar dan menikmati masa kecilnya?

Sekarang, kitalah tonggaknya!!!


EARN MONEY WITH YOUR ENGLISH


TRAINING FOR TEACHERS

Ikuti pelatihan metode pengajaran bahasa inggris untuk calon atau guru bahasa inggris.
Materi:

1.    How to teach reading
2.    How to teach listening
3.    How to teach with games


Pelaksanaan    : 12 July 2008 pukul 09.000 s/d 15.00
Tempat            : Jl. Nusa Indah Blok E29 No 17
Perumahan Ciledug Indah II Ciledug Tangerang
Biaya              : Rp 250.000,-

Fasilitas    :
1.    Certificate
2.    Training Kit
3.    Snack
4.    Materi tambahan: Tentang TOEFL

Trainer        : Lutfiel Hakim Abdullah

Register Now!! Paling lambat tanggal 9 July 2008



Blog EntryJun 25, '08 11:33 PM
for everyone
Common mistakes in English... (taken from www.learnenglish.de)

advice vs advise | accept vs except | affect vs effect | a lot/alot/allot
all ready vs already | all right vs alright | alone vs lonely




     
Learn English Mistakes

Common Mistakes and Confusing Words in English

advice vs advise | accept vs except | affect vs effect | a lot/alot/allot
all ready vs already | all right vs alright | alone vs lonely

ACCEPT vs EXCEPT    

Accept is a verb, which means to agree to take something .

For example: "I always accept good advice."

Except is a preposition or conjunction, which means not including.

For example: "I teach every day except Sunday(s)."
   
ADVICE vs ADVISE    

Advice is a noun, which means an opinion that someone offers you about what you should do or how you should act in a particular situation.

For example: "I need someone to give me some advice."

Advise is a verb, which means to give information and suggest types of action.

For example: "I advise everybody to be nice to their teacher."

Often in English the noun form ends in ...ice and the verb form ends in ...ise.

    
AFFECT vs EFFECT    

Affect and effect are two words that are commonly confused.

affect is usually a verb (action) - effect is usually a noun (thing)

Hint: If it's something you're going to do, use "affect." If it's something you've already done, use "effect."

To affect something or someone.

Meaning: to influence, act upon, or change something or someone.

For example: The noise outside affected my performance.

To have an effect on something or someone

Note: effect is followed by the preposition on and preceded by an article (an, the)

Meaning: to have an impact on something or someone.

For example: His smile had a strange effect on me.

Effect can also mean "the end result".

For example: The drug has many adverse side effects.

    
ALL RIGHT vs ALRIGHT    

All right has multiple meanings. It can mean ok, acceptable, unhurt.

The single word spelling alright has never been accepted as standard.


   
ALONE vs LONELY    

Alone, can be used as an adjective or adverb. Either use means without other people or on your own.

For example: "He likes living alone."
"I think we're alone now." = There are just the two of us here.

Lonely is an adjective which means you are unhappy because you are not with other people.

For example: "The house feels lonely now that all the children have left home."

Note - Just because you're alone, doesn't mean you're lonely. 

Blog EntryJun 23, '08 11:03 PM
for everyone
Itu adalah sebuah judul yang saya dapat dari seorang rekan di milis CFBE (Center for Betterment Education). Kalimat itu begitu menggugah namun juga menyentak kesadaran saya akan kondisi orang - orang di sekitar kita. Mereka yang terlihat maupun tidak. Yang terberitakan maupun tidak. Tahukah kita bahwa ada puluhan bahkan ratusan kalimat senada yang menggambarkan keadaan yang sama? Anonim - anonim kalimat tersebut adalah: ORANG MISKIN DI LARANG SAKIT, ORANG MISKIN DI LARANG BEKERJA, ORANG MISKIN DI LARANG MEMILIKI HAK CIPTA, dan seterusnya. Miris, tapi memiliki rasa miris saja tidak akan cukup. Harus ada sebuah tindakan nyata, bagaimana memerangi ini semua. Pendidikan sebagai tool utama sebetulnya bisa menjadi sebuah lethal weapon untuk memusnahkan anonim - anonim tersebut. Hadirnya pendidikan yang merata akan memastikan bahwa masyarakat akan mengerti hak dan kewajibannya secara utuh. Memiliki pengetahuan yang cukup untuk memksa kedholiman mundur teratur dari kehidupannya. Memiliki cukup tenaga untuk bangkit melawan keterpurukan.
Ada sebuah keadaan di mana masyrakat semestinya secara merata bisa menikmati pendidikan ini. Sekarang ini, pendidikan indonesia sedang mengalami ujian berat. Berbagai kontroversi UAN mengisi headline surat kabar setiap tahunnya. Diseminarkan dan dipertanyakan proitabilitasnya untuk anak didik. Hal itu belum termasuk expansi produk pendidikan asing yang semakin gencar. Uniknya, bagi masyarakat kelas tertentu, memilih pendidikan produk asing kini menjadi tren gengsi dengan alih - alih kualitas. Meski pendapat itu mungkin benar, ini merupakan sebuah keadaan yang patut diwaspadai. Pola seperti ini sebetulnya berpotensi menciptakan dependence yang cukup memprihatinkan. Siapapun tahu bahwa Anawar Ibrahim yang begitu populer di Malaysia, adalah produk pendidikan Indonesia. Kini, keadaan itu seperti berbalik.
Saya mengundang dan meminta dukungan anda semua para pembaca untuk memulai SEKARANG JUGA. Menggagas generasi emas yang tangguh, bernilai "indonesia" dengan menyelenggarakan pendidikan murah dan berkualitas. Saat ini, saya sedang mencari referensi dan dukungan untuk merancang sebuah sistem pendidikan non - formal yang mengutamakan mutu, layak untuk siapa saja, dengan harga seterjangkau mungkin. Imbasnya, hasil ini juga memungkinkan Learning Center ini bisa dimiliki dan dikelola dengan biaya yang sangat terjangkau. Materi pendidikannya Bahasa Asing: English, Arabic, Mandarin dan Japan. Pendidikan itu akan dipadukan dengan materi matematika. Kami memerlukan dukungan berupa "kepedulian". Saat ini, kami membutuhkan rekan konsultan untuk memberi masukan di bidang "Akademik- syllabus", bidang "Keuangan" untuk menentukan budget dan "HRD" untuk menentukan konsep kekaryawanan. Andakah orang yang kami cari?

Silahkan contact langsung ke:
ALF Language Course,
SPEAK2SUCCESS
Jl. Dr. Cipto 29 Ciledug Tangerang
Telp: 021 998 15 468

Blog EntryJun 23, '08 10:03 PM
for everyone
Franchise expo kemarin begitu indah untuk dilupakan. Saya jelajahi satu persatu stand demi stand...Bidang saya, pendidikan bahasa inggris dan anak - anak ternyata memiliki tempat tersendiri. memang beberapa dari mereka sudah saya kenal baik brand nya. Maklumlah, kompetitor. Therefore, saya langsung menyamar menjadi calon investor untuk mengetahui lebih banyak. Hasilnya? Dahsyat! Banyak sekali varian investasi yang ditawarkan, ada yang menggiurkan ada juga yang biasa saja. Variannya dari angka 50 jt sampai 500 juta, bahkan sebuah bimbel baru yang memiliki homebase di palembang menawarkan investasi dengan minimal 600jt. Dahsyat karena bimbel tersebut masih berusia kurang dari 10 tahun tapi telah memiliki sekian cabang. So inspiring!!
Namun begitu, sebagai pemain pendidikan, saya cukup sedih dengan fenomena pendidikan Impor. APa maknanya? Dari beberapa stand yang ada, sungguh sayang ternyata masih di dominasi oleh pemain asing dari australia dan Singapore, juga malaysia. Kenapa? Karena mereka mewakili image sebagai provider pendidikan yang kompeten dengan fasilitas cukup, mungkin juga mewakili bahasa asal:inggris. Mahal? Ah, itu tergantung "siapa" nya. Begitu katanya. Bandingkan dengan pemain lokal yang terlanjur terkena dampak carut marutnya pendidikan formal lokal (Indonesia). Hanya didapatkan 2 bimbel dari stand pendidikab oleh provider nasional. 1 provider pendidikan anak oleh seorang tokoh pemerhati anak. selebihnya adalah provider impor. Pemain lokal nampaknya "belum cukup gede" atau mungkin belum cukup berani tampil sepercaya diri pemain impor. Pendidikan Indonesia memerlukan dukungan dari anda semua para member, dalam bentuk saran materi ataupun pengelolaan secara profesional (HRD, RD,dan Finance). Perlu sinergi cantik agar tercipta sebuah image baru tentang pendidikan kita. Kita tidak bisa membiarkan anak - anak kita terus bergantung dengan pendidikan model luar yang belum tentu bersahabat. Harus ada keyakinan kita mampu berbuat lebih dari yang orang lain bisa. Dengan mengusung tema "Tidak harus mahal untuk pendidikan bermutu, SEMUA BISA MENJADI PINTAR" saat ini saya tengah mengkonsep sebuah Learning Center untuk anak - anak, meliputi pendidikan bahasa dan matematika yang bisa dimiliki dengan harga lokal yang amat terjangkau. Targetnya, pada bulan Agustus bisa menjadi pembukaan perdana. Saya mengundang para rekan dan meminta dukungan anda yang memiliki kesamaan visi untuk "urun rembug" memberikan saya masukan dari sisi metode, syllabus, manajemen karyawan sampai manajemen keuangan.
Terima kasih..



Lutfiel Hakim
AMERICAN LANGUAGE FOUNDATION
SPEAK 2 SUCCESS

Jl. Dr CIpto Ciledug Tangerang
teachingids.multiply.com


Blog EntryJun 20, '08 8:58 PM
for everyone
A VERY DEDICATED DOCTOR

Dr. Fernando’s waiting room is very full today. A lot of people are waiting to see him, and they’re hoping that the doctor can help them. George’s neck has been stiff for more than a week. Martha has had a bad headache since yesterday, and Lany has felt dizzy since early this morning. Carol has had a high fever for two days, bob knee has been swollen for three weeks, Bill’s arm has been black and blue since last weekend, and Tommy and Julie have had little red spots all over their bodies for the past twenty four hours.

Dr. Fernando has been in the office since early this morning. He has already seen a lot of patients, and he will certainly see many more before the day is over. Dr. Fernando’s patients don’t know it, but he also isn’t feeling well. He has had a pain in his back since last Thursday, but he hasn’t taken any time to stay at home and rest. He has had a lot patients this week, and he’s a very dedicated doctor.



Find meaning of the underlined word or phrases, and add more disease disease / sickness you knew...

Anda sedang mempelajari bahasa inggris dan anda ragu apa yang akan anda pelajari terlebih dahulu sekarang? Kalau saya bicara tanpa menggunakan grammar apa jadinya? Kalau saya belajar grammar lebih dulu, saya mesti mulai dari mana?
Saya takut bicara karena grammar saya tidak bagus, saya takut berkorespondensi dengan perusahaan asing karena grammar saya buruk, saya takut....akhirnya ketakutan itu menghambat semuanya...mempelajari percakapan susah, belajar grammar lebih susah.
Kejadian ini sangat sering terjadi dan menjadi faktor penghambat utama para peserta pelatihan bahasa inggris baik pelajar, mahasiswa maupun karyawan.
Faktor penghambat lainnya adalah penyakit ”takut salah” yang menghinggapi para peserta kursus. Takut salah sekaligus juga takut mencoba, takut dikoreksi, takut ditertawakan. Come on..what’s wrong? Seorang mentor mengatakan dengan nada penuh canda ”You are not going to jail just because you wrong in prononcing a word in english”
Ya, be calm! Kita tidak akan dituntut secara hokum, tidak juga dihitung sebagai dosa, jika kita salah mengucapkan sebuah kata dalam bahasa inggris ketika belajar…

Grammar: pilar utama?
Sekarang mari bicara, apa tujuan anda menjadi peserta pelatihan bahasa inggris? Menjadi akademisi? Mendukung karier PR anda? Memperlancar bisnis anda? Jika anda ingin menjadi seorang akademisi, anda harus lulus berbagai test, ujian formal dan ketika misalnya menjadi seorang penterjemah, anda juga akan disumpah. Anda akan ditest sejauh mana kemampuan anda memahami tata letak sebuah bahasa yang berarti mempelajari grammar. Untuk hal ini, grammar sangat penting.
Tapi apa umumnya maksud para peserta kursus? Biasanya adalah pertanyaan ke 2 dan 3. Menunjang karier, dan dan memperlancar bisnis. Dunia yang serba terbuka ini, sangat memungkinkan kita terus membuka akses demi akses untuk memperluas ekspansi bisnis kita. Language is a matter how to use, to communicate. Mungkin anda akan sering melakukan korespondensi melalui email atau surat lainnya yang mengharuskan kita menggunakan tata bahasa yang baik. Tapi jika ingin lebih cepat, communicating adalah pilihan yang bagus. Anda juga akan diakui jika mampu melakukan sebuah deal bisnis dengan good – communicating.

Esensi pengajaran: Apa yang selama ini diajarkan?
Pernahkah anda mengikuti kursus bahasa inggris sejenis? Atau ketika masih menjadi pelajar atau mahasiswa dulu, materi apa yang pernah anda dapatkan dalam bahasa inggris?
Untuk sebagian lembaga kursus, saya bersepakat mereka membuka kelas – kelas percakapan, dan ESP. Dan mungkin dari sekian banyak kelas yang dibuka, anda tidak mendapati satupun kelas ”grammar”. Mengapa? Karena masalah bahasa adalah masalah bagaimana kita mampu menggunakannya...berkomunikasi dengan baik. Setinggi apapun status seseorang, jika buruk dalam skill komunikasinya, akan berkurang nilainya dihadapan rekanannya.
Tapi untuk sekolah, saya ingin mengatakan bahwa lembaga formal hanya mengajarkan, menyediakan kegiatan monoton dalam kerangka kurikulum yang tidak aplikatif. Kita akan mendapati bahwa nilai bahasa inggris seorang pelajar sangat bergantung kepada pengetahuan yang bersangkutan akan grammar. Padahal, ketika sang pelajar atau mahasiswa lulus dan masuk dunia kerja, pertanyaan yang akan ditanyakan ketika interview adalah: Do you speak english? Dan bukan: Do you know what is ”simple present’?
Akibat dari terlalu banyaknya materi grammar yang diajarkan di sekolah adalah kemampuan siswa berubah dari yang seharusnya menghasilkan skill, menjadi siswa yang hanya menguasai product knowledge. Ya, siswa biasanya menghafal apa itu tenses, auxilliary dan lainnya, lengkap beserta rumus - rumusnya. Tetapi ketika diminta untuk presentasi didepan calon client ketika sudah bekerja, dan menerangkan keseharian aktifitas perusahaan, ia bahkan tidak bisa menggunakan simple present yang rumusnya telah dihafalnya.

Do that: Start speaking now!!!
Sekarang sudah kita lihat, berapa persen hasil pengajaran bahasa inggris di sekolah kita dulu mampu kita gunakan, berguna menunjang pekerjaan kita?
Rubah sekarang, yang diperlukan dari sebuah bahasa adalah bagaimana bahasa itu efektif digunakan untuk berkomunikasi dalam pekerjaan kita?
Mulailah kenali apa yang dibutuhkan ketika meenjadi peserta pelatihan bahasa inggris. Kita dituntut untuk mampu menggunakan bahasa inggris setidaknya untuk komunikasi. Dan pada akhirnya, skill kita lah yang menentukan, sejauh mana kita bisa?

 





 

Inilah perbedaan utama bahasa inggris yang diajarkan di sekolah dan di tempat kursus:

1.Jumlah siswa dan waktu belajar
Biasanya di sekolah – sekolah umum, rata – rata jumlah siswa perkelasnya 40 anak. Jika satu kali jam pelajaran adalah 45 menit, dalam dua kali 1 jam mata pelajaran, siswa memiliki waktu 90 menit. Nah, jika jumlah siswa perkelasnya adalah 40, dalam satu tatap muka, siswa hanya memiliki waktu tidak lebih dari 2,5 menit untuk berbicara langsung. Padahal, salah satu komponen pembelajaran yang efektif adalah interaksi pengajar dengan siswa. Dengan belajar bahasa inggris 2,5 menit, hasil maksimal seperti apa yang dijanjikan?
Bandingkan dengan kursus yang 1 kelasnya hanya terdiri dari 6 sampai 10 siswa, Dengan lama pengajaran yang sama, anak – anak mendapatkan perhatian dan memiliki kesempatan berinteraksi dengan gurunya selama kurang lebih 10 menit. Memang betul masih ada lembaga kursus yang jumlah siswa perkelasnya masih lebih dari itu. Jika itu terjadi, carilah lembaga yang lebih kompeten dan berkualitas.

2.Fokus
    Ada lebih dari 15 pelajaran sekolah yang dipelajari di sekolah. Hal ini membawa pengaruh terhadap persiapan anak. Akibatnya, seringkali anak merasa lelah dan tidak bisa konsentrasi. Bagaimana dengan kursus? Hanya ada 1, tentu anak akan lebih siap.

3. Fasilitas
    Apa fasilitas sekolah anak? Lembaga kursus biasanya menjadi tempat yang sangat nyaman. Ruang ber Ac, dengan pengharum ruangan dan sangat bersih, serta berkarpet. Tentu sangat nyaman untuk belajar. Beberapa lembaga pendidikan memiliki Laboratorium khusus Bahasa Inggris sebagai penunjang. Jikapun sekolah menyediakan, coba tanyakan kepada putra –putri anda,berapa kali mereka diajak menggunakan Lab dalam seminggunya?Sebab beberapa sekolah hanya menjadikan fasilitas tersebut sebagai pelengkap etalase. Di lembaga kursus, biasanya digunakan setiap 5 kali pertemuan.

4. Metode
    Metode pengajaran sekolah biasanya sangat monoton, dan sangat terorientasi kepada nilai di atas kertas, pembahasan materi lebih kepada grammar. Karenanya, pengajaran seringkali terasa sangat monoton dan tidak bisa diterima sepenuhnya oleh anak. Beda halnya dengan lembaga kursus yang berorientasi kepada skill atau cara penggunaannya. Dengan metode ini, lembaga kursus biasanya mengajari anak berlatih percakapan.

Nah, sekarang semuanya menjadi pilihan kita. Kesimpulannya, selama pendidikan formal kita masih berorientasi kepada nilai di atas kertas, dan menomorduakan skill pada penanaman pendidikan sejak dini, maka alangkah baiknya menyertakan lembaga kursus dalam road map rencana kesuskesan putra – putri kita......

Ikuti kursus gratis online di sini: http://www.teachingaids.multiply.com
Lutfiel Hakim Abdullah


Pages:12

Lutfiel

Blog Pribadi. Blog bercerita dan menulis tentang Bahasa Asing.. contact for sharing at: info@kursus-bahasa.com